An Ordinary Girl with a Million Dreams

Sabtu, 27 Oktober 2012

Tugas Filsafat Ilmu pertama: Mengamati dalam Perspektif Estetika


Minatku adalah mengamati. Meskipun terdengar aneh tapi aku senang mengamati banyak hal, terutama manusia. Aku senang melihat bagaimana orang ini dan orang itu berinteraksi satu sama lain, kenapa dia memakai baju cerah hari ini, kenapa dia berwajah itu pagi ini, dan hal-hal lain yang bisa menarik perhatianku. Aku mungkin terlihat seperti orang yang menilai orang dari luarnya saja, tapi sesungguhnya aku hanya menyimpannya untuk diriku sendiri, untuk kuimajinasikan. Yah, memang terdengar semakin aneh.
Minatku berhubungan satu sama lain, dan minatku mengamati manusia berhubungan dengan minatku untuk menulis. Aku suka membayangkan temanku yang satu ini, mendengarnya bercerita, mendengarnya berbicara tentang mimpi-mimpinya, dan aku sudah membayangkan jalannya menuju mimpinya. Aku mengimajinasikannya dalam kepalaku, menuliskannya sebagai sebuah cerita, dan menghadiahkannya padanya sebagai sebuah doa.

Hanya sekedar mengamati bisa mendatangkan banyak hal, dari hal yang paling kecil seperti membantu menghabiskan waktu saat mengantri, menunggu datangnya makanan, atau sampai memperkaya tulisanku dan membuat waspada karena kita tahu karakter orang dari hasil imajinasi sementara kita terhadap orang tersebut. Mengamati itu murah bahkan gratis, semua bisa melakukannya, tentu saja jangan ada niat buruk dalam melakukannya. Dari mengamati kita bisa menjadi siapa saja, bisa menjadi penulis, bisa menjadi seorang aktor, pelukis, menjadi seorang orator, motivator bahkan seorang diplomat.

the great advantage of being writer is that you can spy on people. You’re there, listening to every word, but part of you is observing. Everything is useful to a writer, you see every scrap, even the longest and most boring of luncheon parties   –Graham Greene-



PS: Akhirnya aku ngepost juga, tapi kali ini sekedar untuk membagi tugas Filsafat Ilmu biar dibaca banyak orang....keke...

Sebenarnya tugas ini harusnya dipost di FB, namanya Bandung School, tapi kebetulan harus banyak yang komen sementara punyaku belum ada satupun yg komen. Padahal komen mempengaruhi nilai. hiks... yah sudahlah...

Tidak ada komentar: