An Ordinary Girl with a Million Dreams

Sabtu, 27 Oktober 2012

How the Words Can Change the World



Art of War karya Sun Tzu. The Republic karya Plato. Canon of Medicine karya Ibnu Sina. Wealth of Nation karya Adam Smith. Das Kapital karya Karl Marx. Semuanya adalah karya sastra dalam ilmunya masing-masing. Dan semuanya mampu mengubah dunia yang ditempatinya. Art of War dari China menjadi rujukan bagi Napoleon Bonaparte menginvasi dunia, The Republic dari Yunani mengguncang dunia filsafat politik dan memberikan pandangan baru dalam ilmu kenegaraan, Canon of Medicine dari Arab menjadi dasar ilmu kesehatan oleh seluruh dokter di dunia. Wealth of Nation dari barat memberikan perspektif baru dalam ilmu ekonomi dan bahkan merujuk ke ideology baru yang paling menyebar luas di dunia saat ini. Das Kapital melawannya dengan memberikan efek besar berupa ideology besar yang mengarah ke Perang Dunia 2. Masing-masing hanyalah sebuah buku, berbahan kertas atau perkamen, ditulis dengan pena dan tinta, namun buku-buku ini memiliki kekuatan tak terlihat yang mempengaruhi jutaan umat manusia.

Ideologi liberalisme, kapitalisme, marxisme, komunisme, darimanakah semua itu berasal? Semuanya dari pemikiran beberapa orang yang mereka tuangkan ke dalam tulisan dan mereka publikasikan.. Saat ini pemikiran mereka menjadi rujukan dunia dalam system pemerintahan, namun dulu pemikiran itu dicemooh banyak orang. Mereka dibilang ‘gila’, ‘sinting’ dikutuk banyak orang atas ide-ide mereka yang menabrak batas-batas social, dan moral yang ada saat itu. Namun mengapa kita sampai saat ini masih menggunakan ideology tersebut? Jelas karena ide-ide tersebut tidak hanya terkukung dalam otak mereka saja, namun karena mereka tuliskan, mereka bagikan dan ide tersebut sampai pada orang ‘gila’-orang ‘gila’ di tempat lain, di waktu yang jauh kemudian menyetujui/menyukai ide tersebut dan dengan kekuatan mereka mengaplikasikan ide tersebut dalam kehidupan orang banyak, sukarela ataupun tidak.

Pemikiran. Manusia dilahirkan dengan kemampuan untuk berpikir dari hal-hal yang paling konyol sampai hal yang besar dan serius. Tapi manusia berpikir, anugerah yang luar biasa dari Tuhan yang membedakannya dari makhluk-makhluk ciptaanNya yang lain. Namun yang ingin disampaikan disini adalah bagaimana pemikiran tersebut bisa sampai kepada orang lain?

Apakah pernah kalian merasa tidak puas akan sesuatu? Tidak suka akan sesuatu? Pernahkah kalian sampaikan kepada orang mengenai ketidaksukaan tersebut? Jika tidak, maka selamat! Dunia kalian mungkin takkan pernah berubah dan terus berjalan dengan mengecewakan kalian. Namun jika kalian utarakan pada orang tersebut mengenai ketidaksukaan itu, kemudian orang tersebut tak menanggapi dan mencemooh kalian apakah kalian akan berhenti begitu saja?

Tuliskanlah. Sampaikanlah pada orang lain. Carilah segelintir orang yang berpikiran sama dengan kalian. Dengan begitu mereka juga memiliki kesempatan untuk merubah dunia mereka. Mungkin kalian akan dikutuk, dikecam, dikatakan tidak menghargai batas-batas yang ada, atau sebaliknya dikatakan tak menghargai kebebasan. Ini era demokrasi, dimana kalian takkan dibunuh karena menuliskan beberapa patah kata saja. Yah terkecuali jika kalian menuliskan tata cara membunuh Presiden Obama, mungkin dalam beberapa jam secret service langsung menangkap kalian di kostan kalian masing-masing.

Pemikiran merupakan ilmu, maka seperti kata Imam Ali bin Abi Thalib, “Ikatlah Ilmu dengan menuliskannya.” Biar tak hilang begitu saja begitu kita tak ada di dunia ini lagi.

“We are told to remember the idea, not the man, because a man can fail. He can be caught, he can be killed and forgotten, but 400 years later, an idea can still change the world. I’ve witnessed first hand the power of ideas, I’ve seen people kill in the name of them, and die defending them… but you cannot kiss an idea, cannot touch it, or hold it… ideas do not bleed, they do not feel pain, they do not love…”-Evey Hammond from “V for Vendetta” (2006)

Satu quote lagi!

“Gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan karya”-Forum Lingkar Pena J

Tidak ada komentar: