An Ordinary Girl with a Million Dreams

Sabtu, 18 September 2010

Mummy Legenda & The Independent (Book Review)


Tiba-tiba teringat sama buku yang pernah dibaca, dan paling aku suka selama ini. Belum ada yang bisa ngalahin buku ini—menurut aku ya—meski aku udah pernah baca Harry Potter dari awal ampe akhir, Twilight, Sherlock Holmes, dan segala macam buku legendaris lainnya, tapi aku masih terpikat sama buku ini + sekuelnya. Buku ini buatan anak negeri kok, bahkan buku ini bisa dibilang buku debutnya. Langsung laris, dan habis. Gak kedengeran kabarnya lagi.

Nama bukunya adalah Mummy Legenda dan sekuelnya adalah The Independent.



Aku sengaja mosting tentang buku ini, karena siapa tahu ada yang baca trus berniat ngasih tahu dimana aku bisa beli buku ini. Soalnya dah nyari sampai ke toko buku manapun, dari Kuningan, Cirebon, Jakarta, ke Gramedia pusat juga gaaaaak ketemu. Heran. Emang cetakan lama sih, tapi apa gak dibikin cetakan barunya? Udah bener-bener hilang, kayak gak muncul lagi di jagad perbukuan, serius!

Temen-temen aku juga dulu ada yang punya, tapi ya itu, karena saling antri pinjam-meminjam, akhirnya hilang juga. Gak ada yang tahu dimana kedua buku itu. Padahal temen aku tinggal di asrama, dan asrama kita tuh cuman segitu-gitunya!!! Ck... ck...

Untuk memulihkan rasa kangen dah lama gak baca buku ini lagi, jadi kubikin review singkatnya aja ya!

Berlatar belakang tahun 2122 atau berapa (?) *lupa booo*, dimana dunia sudah berubah drastis. Tidak ada yang namanya Agama, Negara, Suku, Ras, pokoknya seisi dunia bersatu dibawah sebuah perusahaan besar yaitu NSJ. Semua manusia dan golongan sama, tak ada perbedaan. Tak ada peperangan, konflik saudara, etnis. Peradaban pun maju pesat, sudah ada alat teleportasi—meski masih diperdebatkan cara kerjanya—virtual world, pengubah wajah, dan macam-macam. Kelihatannya damai, namun tidak bagi penduduk Darussalam. Mereka adalah penduduk bawah tanah yang tersiksa karena tidak diizinkan memeluk agama mereka dengan bebas, yaitu Islam. Akhirnya, para wanita yang ingin mengenakan hijab, mengungsi ke bawah tanah. Sedangkan laki-laki, meski rumah mereka juga dibawah tanah, mereka masih bisa bekerja di ‘dunia atas’ dengan menyembunyikan identitas mereka sebagai Muslim. Diantara keluarga Muslim itu, ada keluarga Italia Muslim, yaitu keluarga Terence. Dan kedua anaknya yang kembar, serta satu adik perempuan. Namun yang bisa keluar bebas hanyalah, sang Ayah, Andreas Terence, si kembar, Donatello Terence—biasa dipanggil Don—dan Terry Terence, serta sang adik yang masih kecil dan belum wajib pakai kerudung. Tokoh sentral disini adalah si kembar Don dan Terry, juga seorang gadis bernama Rekha.
Don dan Terry memiliki sifat berbeda jauh, meski wajah mereka sama persis, amat tampan! Mereka digambarkan memiliki garis wajah seperti dewa-dewa Yunani. Hanya....
Don adalah seorang Ilmuwan di perusahaan cabang NSJ di Indonesia (meski keberadaan negara dihapuskan, Indonesia hanya seperti suatu daerah di dunia. Dan Indonesia diberlakukan sebagai pusatnya NSJ!). Ia adalah Ilmuwan paling jenius yang pernah NSJ punya, meski masih sangat muda dan tergolong baru lulus. Julukannya adalah Mr. Perfect, hampir tak ada yang tak bisa dilakukannya dengan sempurna. Sifatnya dingin, keras kepala, dan cuekkk abis.
Berbeda dengan Terry yang justru diceritakan sering masuk penjara (penjaranya gak main-main lho! Tahanannya dibekuin, pake zat khusus! Brrr...), tapi berhasil kabur dengan bantuan ayah dan adiknya yang jenius, dan berstatus sebagai buronan. Terry adalah lulusan terbaik sekolah terbang, dan semua yang berhubungan dengan udara (tadinya Don yang terbaik, cuman ngalah ama Terry dan pilih keluar dari kelas terbang, hehehe...). Terry ini jailnya gak ketulungan, suka cengengesan, dan gak jelas. Ia punya cara-cara nekat dan tak terduga buat nyelamatin Darussalam, meski biasanya gak make musyawarah dulu, juga gak pake mikir. Beda banget kan kembar ini! Sejak jadi buronan, Terry sering pake pengubah hidung yang bikin gatal, hihi... tapi meski Terry berhasil lolos, yang kena imbasnya malah Don karena berwajah mirip ama Terry wkwk..
Dan tokoh sentral cewek yang bisa dikatakan, dia tuh yang tokoh utamanya beneran meski gak punya keistimewaan apa-apa adalah Rekha. Gadis berwajah imut dan irit ini adalah salah satu Ilmuwan yang merupakan partner kerja Don. Saking iritnya wajahnya, dia sering disangka anak SD, padahal usianya udah 20 tahun! Kasiaan... tapi mungkin itu karmanya, soalnya dia sering bikin Don kesal setengah mati, dan jadi Mr. ‘Almost’ Perfect, ya Rekha selalu mengacaukan kerjaannya yang sempurna. Rekha itu ceroboh banget, setiap barang kaca yang dia pegang, mesti jatuh, pecah, pokoknya hampir gak ada barang beling deh di rumahnya yang bertahan lama. Untung dia punya pelayan android cerewet bernama James (lucunya James diprogram agar wajahnya mirip George Walker Bush! Wkwkwk...), yang akan selalu ngomelin dia tiap hari. Rekha punya seorang Best Friend seoranng agen Inteligen dari Inggris bernama Will. Will juga memiliki wajah sama-sama irit seperti Rekha, makanya mereka sehati. Rekha juga punya pacar bernama Lee Robert, yang merupakan anak Pemimpin NSJ! Ck... ck... hebat si Rekha. Padahal Lee adalah cowok tertampan, terkaya, terpopuler di tempat kerjanya,eh... bukan, di dunia saat itu. Lee tertarik ama Rekha yang polos, meski Rekha sendiri gak yakin suka apa gak sama Lee. Rekha bahkan sering ragu, apa sebaiknya Lee diputusin aja?*putusin aja! Lee buat akuuuu!* Yang bikin Rekha sering rau, soalnya seluruh cewek di tempat kerjanya jadi musuhin dia (wkwkwk... jealous tuh...). Tapi niat tulus yang bisa nguntungin buat aku itu dihalang-halangi oleh Adda, sahabat Rekha yang cantik seperti Dewi Mesir, fashionista, dan etnik. Adda merasa Rekha harus sekali-kali punya keberuntungan, karena Rekha selalu sial selama hidupnya.. kkkk...
Nah, nanti Rekha, Don, dan Terry memiliki hubungan khusus. Don dan Rekha terikat karena Rekha ternyata memiliki masa lalu yang bisa membantu membebaskan sekaligus menghancurkan buat Darussalam, jadi Rekha mau gak mau harus lebih deket sama Don. Dan masa lalu Rekha berhubungan dengan Mummy Legenda misterius dari awal peradaban baru, yaitu tahun 2022 dan menyimpan memori tentang tragedi perang dunia yang dulu mengubah dunia.

Sumpah ni buku keuren abieeessss! Ga bosen dibaca berulang-ulang. Buat yang pecinta Sains fiction, buku ini bisa jadi salah satu buku terkeren yang kamu koleksi, dan buat yang gak suka baca, jangan khawatir! Suer deh, bahasanya enak banget, banget-banget enak! Di buku ini gak cuma dijelasin soal masalah mereka aja, tapi juga dijelasin tentang teknologi-teknologi peradaban mereka. Cara pemaparannya easy going, cocok banget buat anak muda, anak kecil juga bisa kali baca buku ini! Kadang-kadang kita diperlihatkan kontroversi teknologi canggih, misalnya alat Teleportasi yang ditakutin ama Don. Soalnya Alat Teleportasi kan memecah sel-sel jadi sekecil atom kemudian dipindah ke lokasi lain dalam sepermili detik, nah gimana kalau ada sel-sel tubuh yang gak nyampe? Atau tertukar ama sel-sel tubuh orang lain? Coba bayangin kalau tubuh kita udah utuh, kecuali telinga kita ilang satu. Atau mata kita ketukar ama orang lain jadi berwarna merah sebelah. Itu dia yang diributin ama Si Jenius Don. Dia phobia alat Teleportasi! Hehehe...
Trus banyak lagi yang lain yang bikin buku ini jadi menarik. Tokoh-tokohnya mengena di hati! Gak cuma Rekha, Terry atau Don aja yang terpatri diingatan, tokoh Lee, Adda, Will, Xen, Vladi, dan yang lainnya juga masuk ke ingatan! Seolah-olah kita kenal deket ama mereka, si penulis buku ini mampu menyelusupkan karakter-karakter tiap tokoh jadi berbeda-beda namun khas dan enak. Padahal tokohnya banyak banget loh! Kalah deh JK Rowling!

Ketika baca buku ini, siap-siap deh terlempar ke dunia 100 tahun kemudian!!! Bye... bye...


PS: Nama penulisnya Efi F Arifin

7 komentar:

mici 'Ka_Dek' mengatakan...

krn aq lum pernah bc.
aq lbh suka gaya nulis qmu din.
salut pluz ngiri jg.
ea din law dah dpt bukuny kbr2in eak.

ratih cahaya mengatakan...

aku pernah liat buku itu Din,
bukan versi baru, tetep yg lama,
ada di pameran buku di Senayan,
d bagian buku2 jadul gitu,
emang harus ngubek2 nyarinya,
tp, harganya miring banget,
hehehe
sekedar info aja,
moga pas kamu ke sana tahun depan, tuh buku masih ada

amitokugawa mengatakan...

jadi pengen bukunya deh
kira2 ada ga ya di toko buku di padang?? *semi-pesimis*

nezz iduplage mengatakan...

nea pernah baca bukunyaaaaaaaaa,.,.,
keren gila, bukunya ilang juga, dan sayangnya sampe sekarang nes cari di seantero toko buku
GAK ADA,.
melas deee rasanya

Anonim mengatakan...

dari cerita kamu.. ada beberapa yang ga sesuai

Snow Flakes mengatakan...

@anonim
Iya ya? Aku dah lama gak baca sih... hehehehe

Anonim mengatakan...

pengen inget kata2 bwt don dan Rekha.,
ada yang inget gag ya...
kata2 lengkapnya : "Don terlalu sempurna, tak ada yang mampu bersanding dengannya., hanya Rekha yang mampu bersamanya dengan kepolosannya, kecerobohannya......"
kira2 apa yang kalimat lengkapnya????
ada yang inget gag?????