An Ordinary Girl with a Million Dreams

Sabtu, 24 Oktober 2009

I'm looking for My Brother

Ternyata kawan-kawan!
Dari semua mimpi-mimpiku yang selama ini kupikir yang paling mustahil adalah memiliki seorang kakak laki-laki.

Kenapa mustahil? Karena...
Aku anak pertama! Jadi mustahil aku punya seorang kakak. Kecuali aku masuk lagi ke dalam perut my mother terus minta adikku Fakhri keluar duluan.

Hm... jelas mustahil!

Tapi yang namanya mustahil itu gak terus-terusan toh! Ternyata aku punya seorang kakak laki-laki! Oh... bahagianya...

Tapi tunggu dulu! Kok bisa???

Heheh... Bisa aja kalau masa lalu mengizinkan. Jadi masa lalu seperti apakah itu?

Baiklah, beranjak ke masa lalu saat aku masih bayi, dan baru dilahirkan...
Ortuku tinggal bertetangga dengan satu keluarga kecil dari suku padang (tolong yang dari suku padang jangan tersinggung!).
Mereka juga memiliki bayi laki-laki yang lebih dulu lahir dari aku...
Karena mereka sibuk berdagang jadi anaknya dititipkan ke my mother yang dirumah melulu. Alhasil, asupan asi tuh bayi dari my mother...
Dan sesuai hukum agama, tuh bayi kakak laki-laki aku! Sah! Kita Muhrim!

Senangnya... Akhirnya aku punya tempat menangis, bersandar kalau lagi sedih, curhat, ngadu...

Tapi... (selalu ada tapi)

Aku tak tahu dimana dia sekarang. Ortunya kabur bawa anaknya setelah mengambil beberapa barang milik ortuku. Yang kutahu, dia orang Padang jadi aku tak boleh jatuh cinta pada orang Padang. Khawatir ternyata dia kakakku.

Aku jadi membayangkan, kalau aku punya kakak aku ingin seperti siapa...
Aku sudah menyiapkannya.

Aku ingin dia seperti Donghae, kalau gak Siwon...


Siwon dan Donghae

Soalnya Donghae adalah kakak yang penyayang yang sangat peduli pada semua orang, dia pasti sangat memperhatikan diriku kalau ada masalah!

Sedangkan Siwon, dia adalah Angel yang akan melindungiku dari segala marabahaya dan takkan membiarkan ada satu orang pun mengganggu diriku.

Sudah lama aku ingin diperhatikan dan dilindungi, tidak terus menerus memerhatikan orang lain dan melindungi mereka. Karena ada saatnya aku capai bukan?

Tidak ada komentar: